Sejarah

Sejarah

Sejarah Program Studi Teknik Mesin (S1) Universitas Muhammadiyah Riau tidak dapat dipisahkan dari berdirinya Akademi Teknologi Otomotif Muhammadiyah (ATOM) Pekanbaru, yang menjadi cikal bakal seluruh pendidikan teknik di lingkungan UMRI.

 

Era ATOM (1993–2008): Akar Pendirian

Berawal dari komitmen Persyarikatan Muhammadiyah Wilayah Riau untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar dakwah amar ma'ruf nahi mungkar, pada tanggal 23 Juli 1993, Persyarikatan Muhammadiyah Wilayah Riau mendirikan Akademi Teknologi Otomotif (ATOM). Pendirian ATOM dikukuhkan secara resmi melalui SK Mendikbud RI tahun 1993 untuk jenjang Diploma III (D III) dengan SK No. 90/D/O/1993.

ATOM berkedudukan di Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 88 Sukajadi, Pekanbaru, dan didirikan untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli di bidang otomotif yang saat itu berkembang pesat. Keberadaan ATOM Pekanbaru ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang Teknik Otomotif, seiring dengan perkembangan teknologi otomotif yang meningkat pesat. Sebagian besar alumni ATOM telah bekerja sebagai dosen, kontraktor, karyawan di berbagai perusahaan, pengusaha, serta sebagian melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi. Selama 15 tahun beroperasi sebagai akademi mandiri, ATOM membangun fondasi keilmuan dan jaringan alumni yang kuat di bidang otomotif Riau.

 

Peleburan Menjadi UMRI (2008): Lahirnya Fakultas Teknik

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau terus mengupayakan peningkatan status akademi-akademi tersebut menjadi sebuah universitas. Cita-cita ini terwujud ketika ATOM bersama akademi Muhammadiyah lainnya dilebur menjadi Universitas Muhammadiyah Riau berdasarkan SK peleburan dari akademi menjadi universitas dengan No. 94/D/O/2008 tertanggal 5 Juni 2008. Pada momen ini, keberadaan Akademi Teknologi Otomotif Muhammadiyah (ATOM) menjadi cikal bakal terbentuknya Fakultas Teknik yang juga merupakan fakultas pertama di Universitas Muhammadiyah Riau. ATOM sendiri kemudian bertransformasi menjadi Program Studi D3 Mesin Otomotif yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik.

 

Pembentukan Prodi Teknik Mesin (S1)

Bersamaan dengan berdirinya UMRI, dibentuklah Program Studi Teknik Mesin jenjang Sarjana (S1) sebagai pengembangan dari basis keilmuan yang sudah dibangun ATOM. Program Studi Teknik Mesin merupakan program studi baru hasil pembentukan dari Universitas Muhammadiyah Riau sebagaimana ditetapkan dalam SK Menteri Pendidikan Nasional No. 90/D/2008. Fakultas Teknik menyelenggarakan program pendidikan Sarjana dan Diploma 3 dalam bidang Teknik Mesin (S1), Teknik Industri (S1), dan Teknik Otomotif (D3).

 

Riwayat Akreditasi Prodi Teknik Mesin (S1)

Sejak resmi berdiri pada 2008, Prodi Teknik Mesin UMRI telah melalui beberapa siklus akreditasi BAN-PT:

Akreditasi Pertama (2016) — Setelah beroperasi selama hampir 8 tahun, Prodi Teknik Mesin memperoleh akreditasi pertamanya. Program studi teknik mesin telah terakreditasi dalam SK No. 0524/BAN-PT/Akred/S/V/2016. Link

Akreditasi Reakreditasi (2021) — Peringkat B — Pada siklus berikutnya, prodi memperoleh peringkat B yang berlaku hingga saat ini. [S1] Teknik Mesin dengan Ketua Program Studi SUNARYO, ST, MT memperoleh peringkat B berdasarkan SK No. 3273/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/V/2021. Link

Sebagai konteks pendukung, akreditasi institusi UMRI sendiri telah mendapatkan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2018 dengan predikat BAIK, yang memperkuat posisi prodi-prodi di bawahnya termasuk Teknik Mesin.

 

 

History Timeline

23 Juli 1993

Berdirinya ATOM

SK No. 90/D/O/1993

23 Juli 1993

ATOM beroperasi mandiri sebagai akademi D3 Teknik Otomotif

1993–2008

Peleburan akademi-akademi Muhammadiyah menjadi UMRI

berdirinya Fakultas Teknik dan Prodi Teknik Mesin (S1) Berdasarkan SK No. 94/D/O/2008

5 Juni 2008

Akreditasi pertama Prodi Teknik Mesin S1

Akreditasi pertama Prodi Teknik Mesin S1 oleh BAN-PT mendapat Akreditasi "C"

2011

Reakreditasi Prodi Teknik Mesin S1

Akreditasi SK No. 0524/BAN-PT/Akred/S/V/2016 dengan predikat "B"

Mei 2016

Reakreditasi Prodi Teknik Mesin S1

Akreditasi SK No. 3273/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/V/2021 dengan predikat "B"

Mei 2021